RastraNews.id, Polman – Kebakaran melanda lahan perkebunan warga di Lingkungan Binuang I, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat (25/9/2026) siang.
Api membakar lahan seluas sekitar 55 are sebelum akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas kepolisian, warga, dan pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan kobaran api.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 Wita. Seorang petugas security KHBL, Sugiman (31), melihat kepulan asap dari arah depan pos tempatnya bertugas.
Curiga melihat asap semakin tebal, Sugiman mencari sumbernya. Ia kemudian mendapati api telah membakar area kebun milik warga bernama Bambang.
Sugiman langsung melaporkan kejadian tersebut kepada atasannya dan meminta bantuan warga sekitar untuk mencegah api semakin meluas.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Binuang. Kapolsek Binuang IPTU Rahman S.Sos., M.Si. langsung memerintahkan personel piket mendatangi lokasi.
Setibanya di lokasi, polisi bersama warga melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya serta tangki pompa milik masyarakat.
Untuk mempercepat penanganan dan mengantisipasi kobaran api menjalar ke area lain, petugas juga menghubungi Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.
Satu unit mobil pemadam tiba sekitar pukul 14.15 Wita. Petugas kemudian melakukan pemadaman bersama warga dan polisi.
Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 14.45 Wita.
Berdasarkan pendataan awal, total lahan yang terbakar mencapai sekitar 55 are. Lahan milik Dilla yang terdampak diperkirakan sekitar 20 are, sedangkan lahan milik Bambang mencapai sekitar 35 are.
Kapolsek Binuang IPTU Rahman mengatakan, respons cepat dilakukan setelah pihaknya menerima laporan untuk mencegah api meluas.
“Begitu menerima informasi adanya kebakaran lahan, personel piket langsung kami arahkan ke lokasi untuk membantu melakukan pemadaman dan mencegah api meluas. Kami juga berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk mempercepat proses pemadaman,” ujar Rahman.
Meski api telah dipadamkan, polisi belum menyimpulkan penyebab kebakaran. Petugas masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penyelidikan di lokasi.
“Untuk penyebab pasti kebakaran masih kami selidiki. Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber api serta apakah kejadian tersebut disebabkan oleh kelalaian atau ada unsur kesengajaan,” jelasnya.
Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca kering.
“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Pastikan kondisi sekitar rumah maupun lahan aman sebelum ditinggalkan,” pungkas Rahman.
Tidak ada laporan korban dalam peristiwa tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan, situasi di lokasi kebakaran dilaporkan aman dan terkendali.


