RastraNews.id, Jeneponto— Sebanyak 202 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Angkatan IV Institut Turatea Indonesia (INTI) resmi diterjunkan ke enam kecamatan di Kabupaten Jeneponto, Kamis (16/4/2026).

Pelepasan berlangsung di Lapangan Kampus INTI dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Jeneponto, pimpinan kampus, serta unsur pemerintah wilayah.

Dalam laporannya, Sahabuddin Tompo menyampaikan bahwa mahasiswa akan melaksanakan KKN di Kecamatan Tarowang, Batang, Turatea, Binamu, Tamalatea, dan Bontoramba.

“Tahun ini kami mengusung tema pemberdayaan UMKM untuk penguatan ekonomi lokal,” ujarnya.

Ia menegaskan, program KKN Berdampak tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjawab persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Jeneponto, Paris Yasir, mengapresiasi pelaksanaan KKN yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam mendorong pengembangan UMKM di daerah.

“Mahasiswa harus mampu beradaptasi dan menghadirkan program inovatif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Jeneponto, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini sebagai bagian dari sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan berbasis masyarakat.

Dengan pelepasan tersebut, para mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penguatan sektor UMKM di wilayah penempatan masing-masing. (*)