RastraNews.id, Makassar – DPRD Kota Makassar menyoroti belum tersedianya masjid di kawasan Perumahan Green River View milik PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD). Padahal, kawasan seluas sekitar 50 hektare yang terdiri atas 11 klaster itu telah dihuni ribuan warga.

‎Temuan tersebut terungkap saat Komisi C bersama Komisi A DPRD Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Green River View, Jumat (24/7/2026).

‎Wakil Ketua Komisi C DPRD Makassar, Fasruddin Rusly, mengaku heran karena hingga kini pengembang belum menyediakan fasilitas sosial berupa masjid.

‎”Bayangkan, ada 11 klaster dengan sekitar 2.000 unit rumah, tapi tidak ada satu pun masjid. Ini di luar nalar. Pengembang sebesar GMTD seharusnya bisa menyediakan minimal satu masjid sebagai fasilitas sosial bagi warga,” ujar Fasruddin.

‎Menurutnya, ketiadaan tempat ibadah juga berdampak pada aktivitas masyarakat. Warga, kata dia, terpaksa keluar kawasan untuk menunaikan salat sehingga berpotensi menambah kemacetan, terutama pada waktu Magrib dan Isya.

‎Ia meminta GMTD segera menyediakan lahan sekaligus membangun masjid sebagai bagian dari kewajiban penyediaan fasilitas sosial dan fasilitas umum di kawasan perumahan.

‎Sementara itu, Perencana (Planning) GMTD Makassar, Gede Sutawijana, mengakui hingga saat ini pihak pengembang memang belum menyediakan lahan maupun membangun masjid di Green River View.

‎ “Memang sampai saat ini kami belum menyediakan untuk itu (masjid). Ke depannya seperti apa, kami belum tahu,” kata Gede.

‎Saat ditanya apakah telah disiapkan lahan untuk pembangunan masjid pada masa mendatang, ia kembali menegaskan belum ada kepastian.

‎”Belum tahu ya ke depannya. Sampai saat ini memang belum menyediakan,” ujarnya.

‎DPRD Makassar berencana memanggil pihak GMTD dalam rapat dengar pendapat (RDP) untuk meminta penjelasan terkait penyediaan fasilitas sosial, termasuk belum adanya masjid di kawasan yang telah berkembang tersebut. (*)