Rastranews.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menutup tahun 2025 dengan evaluasi kinerja berbasis suara warga. Hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 2025 menunjukkan nilai 81,761, menempatkan kualitas pelayanan publik Pemkot Makassar dalam kategori baik.
Survei ini dipaparkan dalam Refleksi Akhir Tahun 2025 Pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin–Aliyah Mustika Ilham alias Appi-Aliyah (MULIA), di Hotel Novotel Makassar, Rabu (17/12/2025),
Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia, Ras MD, menyebut hasil IKM menjadi cerminan objektif pelayanan pemerintah selama 11 bulan terakhir. “Yang kami ukur adalah apa yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Survei dilakukan bekerja sama dengan Brida Kota Makassar dan melibatkan 3.566 responden, pengguna layanan di 110 unit pelayanan, mulai 13 Oktober hingga 8 Desember 2025. Penilaian mengacu pada sembilan unsur pelayanan sesuai UU Nomor 25 Tahun 2009 dan Permenpan RB Nomor 14 Tahun 2017.
Hasilnya, sejumlah unit mencatat nilai sangat tinggi. Puskesmas Bara-Barayya meraih nilai 98,906, disusul Puskesmas Maccini Sawah (96,685) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Untuk tingkat kecamatan, Ujung Tanah menjadi yang tertinggi dengan nilai 96,366.
Secara keseluruhan, nilai IKM 2025 meningkat 1,291 poin dibanding survei 2022 yang berada di angka 80,470, menandakan tren perbaikan pelayanan publik di Makassar.
Meski demikian, Ras MD menyoroti sarana prasarana dan waktu pelayanan sebagai pekerjaan rumah utama. Ia juga mendorong percepatan transformasi digital, termasuk optimalisasi aplikasi Lontara Plus yang baru digunakan kurang dari dua persen warga.
“Ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi pijakan pembenahan agar pelayanan publik Makassar makin responsif dan berdampak nyata,” pungkasnya. (MU)

