RastraNews.id, Makassar — Pengurus Besar Olahraga Domino Indonesia (PB Orado) menargetkan sekitar 10 ribu peserta ambil bagian dalam Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026 yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung serentak di 101 titik di seluruh Indonesia pada Minggu, 27 September 2026. Selain menjadi bagian dari perayaan HUT TNI, penyelenggara membidik pencatatan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui pelaksanaan turnamen secara serentak.

Puncak kegiatan akan dipusatkan di Markas Besar TNI AD, Cijantung, Jawa Barat, dengan pelaksanaan yang terkoneksi secara serentak di berbagai daerah.

Ketua Pengprov Orado Sulawesi Selatan, Firman Zulkadri, mengatakan Sulsel mendapat alokasi 12 titik pelaksanaan dari total 101 lokasi yang disiapkan secara nasional.

“Dari 101 titik, Sulsel mendapat kuota 12 titik kabupaten/kota yang berlokasi di Kodim setempat. Itu berdasarkan telegram Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto,” kata Firman, Senin (31/8/2026).

12 Daerah di Sulsel Jadi Tuan Rumah

Sebanyak 12 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan turnamen.

Daerah tersebut yakni Kota Makassar, Bone, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Barru, Pinrang, Sidrap, Wajo, Bulukumba, Palopo, dan Parepare.

Pengprov Orado Sulsel kini mulai melakukan koordinasi dengan pengurus Orado di masing-masing daerah untuk mempersiapkan pelaksanaan turnamen bersama jajaran Kodim setempat.

Di Makassar, misalnya, turnamen akan digelar Pengcab Orado Kota Makassar bersama Kodim 1408. Sementara sejumlah daerah lainnya juga akan berkolaborasi dengan satuan Kodim masing-masing.

Setiap titik pelaksanaan disiapkan untuk menampung 64 tim. Pendaftaran peserta dijadwalkan dibuka mulai awal September hingga tujuh hari sebelum turnamen berlangsung.

Bidik Rekor MURI

Besarnya skala penyelenggaraan menjadi salah satu alasan PB Orado membidik pencatatan Rekor MURI.

Dengan 101 titik pelaksanaan dan target sekitar 10 ribu peserta, turnamen ini diharapkan menjadi salah satu gelaran domino dengan partisipasi besar yang digelar secara serentak di Indonesia.

Firman mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas olahraga domino setelah olahraga tersebut diakui sebagai salah satu cabang olahraga resmi oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Menurutnya, keterlibatan Orado dalam kegiatan bersama institusi pemerintah juga bukan kali pertama dilakukan.

“Ini bukan kali pertama Orado berkolaborasi dengan instansi pemerintah. Sebelumnya, kami juga terlibat dalam kegiatan untuk memeriahkan HUT Bhayangkara dan Hari Bakti Adhyaksa,” ujar Firman.

Bukan Sekadar Turnamen

Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang mempererat kebersamaan masyarakat di berbagai daerah.

Pelaksanaan secara serentak di 101 titik sekaligus menjadi momentum memperkenalkan domino sebagai olahraga yang semakin berkembang dan memiliki basis komunitas luas.

PB Orado berharap kolaborasi dengan jajaran TNI di berbagai daerah dapat membuat pelaksanaan turnamen berlangsung tertib sekaligus membuka ruang lebih besar bagi perkembangan olahraga domino di Indonesia.

Puncak Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026 sekaligus agenda pencatatan rekor dijadwalkan berlangsung pada 27 September 2026.

Catatan: Nomor Kodim dalam bahan awal Anda terdapat beberapa pengulangan. Untuk menghindari kesalahan faktual, berita ini tidak merinci seluruh pasangan nomor Kodim per daerah dan hanya menyebut keterlibatan Kodim setempat.